Siapa Sebenarnya dia #Chapter 2


Siapa Sebenarnya Dia

 Saat kunaka dan whet berjalan menuju, kunaka merasakan hal yang janggal dan tidak betah distalking seperti buronan yang diikuti oleh polisi.

" aaahh.. sebenarnya siapa dia?? aku mulai gak betah, aaaahh " kunaka mengatakan hal itu sambil menggaruk-garuk kepala.
" kau kenapa naka? kutuan? hmmm... apakah karena rambutmu waktu itu terkena minyak kelapa waktu itu?? " Whet mengatakan hal itu sambil memperhatikan rambut kunaka.
" Mana mungkin. minyak kelapa tidak akan menyebabkan kutuan, ini bukan karena minyak kelapa, tapi aku heran " kunaka mengatakan hal itu sambil memukul pundak whet.

 Saat sampai dikelas, kunaka masih memikirkan sebenarnya siapa orang itu, apakah dia mengenalnya, atau orang itu pernah mengenalnya, dan beberapa menit kemudia guru pun memasuki kelas.

" Oke anak-anak, sekarang pelajaran sejarah, keluarkan buku sejarah kalian " 
" baik pak guru " semua murid pun mengambil buku sejarah mereka
" hmmm... sejarah atau apalah itu, sangat bosen, tidur ahh " fahris mengatakan itu sambil menguap dan menatap jendela karena mengantuk, dan saat memandang keluar jendela, dia melihat seseorang yang berjalan, dan memperhatikan dia, seakan-akan dia mengenalnya.
" siapa itu? sepertinya aku mengealnya, atau hanya pikirannku saja kacau, ahh bodo amat " sambil memperhatikan wanita yang berjalan itu.

 Beberapa menitpun kunaka pun tertidur, ya karena dia hampir membenci semua pelajaran yang ada disekolah, kecuali pelajaran Seni.

" oii kau, bangun ini waktunya pelajaran, buka bukumu pemalas " guru itu teriak dari mejanya, untuk membangunkan kunaka, tapi kunaka pun tidak bangun sampai pelajara selesai, karena dia benar-benar tidur pulas.
" haaa uhhh, dimana ini?? disurga?? aku tidur beberapa lama? " kunaka mengatakan hal itu sambil mengusap-usap matanya
" hmmmm... siapa itu?? aku melihatmu wahai stalker hidup, sini kau " tidak sengaja setelah bangun kunaka mengintip stalker itu, dan stalker langsung melarikan diri.
" sebenarnya siapa dia?? apakah dia stalker IG ku? atau hmmm.... seterah dah " kunaka niat mengejar stalker itu, tapi dia masih ngatuk.
" oiii kau tertidur lagi dipelajaran? " muncul suara whet dari arah pintu mendekatiku.
" iya, dan aku mulai pusing karena tertidur 2 jam "  kunaka mengatakan hal itu sambil menguap.
" dasar pemalas, hahahahaha " whet selalu mengatakan hal itu sambil memukul pundakku, dan aku sama sekali tidak marah kalau dia mengatakan itu.
" biarkan saja, yang peting aku tidak ngantuk lagi, hahahaha " aku pun tertawa karena lawakan dan sindiran kecilnya.
" oiya whet, aku tadi melihat orang yang stalker ku itu, dia ternyata benar-benar perempuan, dan sepertinya dia satu sekolah dengan kita " kunaka pun mengatakan hal yang dia lihat tadi.
" satu sekolahan, cewe, hmmm.... pasti cantik, hahaha " whet pun tertawa tidak jelas .
" dasar, apakah aku akan melihatnya lagi? " fahris mengatakan hal itu sambil melihat keluar jendela.

 Setelah percakapan itupun kunaka keluar dan inggin kekamar mandi, setelah keluar dari kamar mandi, dan terus dia melihat seorang wanita yang selalu mengawasinya.

" oii... siapa kau?? tunggu tunggu!! " Kunaka pun langsung mengejar wanita tersebut.
" oii... tunggu, siapa kauu!! "
 Kunaka pun terus mengejar wanita tersebut dan tetap saja dia tidak menemukan wanita tersebut, dan dia pun mulai heran.
" kenapa dia mengawasi ku terus?? hmm... " Setelah mengajar wanita itupun, kunaka pun kembali kekelasnya, dan dia pun masih binggung apa yang terjadi, dan masih memikirkan siapa wanita tersebut.

" Hampir saja ketahuan, huffft , kalau saja ketahuan berbahaya".

 Setelah sampai kekelaspun kunaka masih berfikir, sebenarnya siapa wanita itu, dan dia pun semakin pusing.



  

Comments